Mencermati Keputusan Menteri Infocom Indonesia nomor 33/2009 tentang “Penyelenggaraan Amatir Radio” dan Keputusan Ketua Umum ORARI nomor 65/2009 tentang “Band Plan”, bahwa AR Indonesia tingkat NOVICE (YD/YG) diijinkan bekerja pada band HF (40M dan 15M) dengan mode digital bandwidth sempit. Saya masih penasaran kenapa pada band-band seperti 160M+80M tidak ada alokasi mode data, padahal kalau kita perhatikan komunikasi data bandwidth sempit ini dilakukan hampir di semua band HF. OK kita terima saja saat ini AR tingkat NOVICE di Indonesia hanya boleh bekerja di 40M dan 15M dengan mode Digital bandwidth sempit.
Dari sini, saya yang merupakan callsigner baru berusaha mencoba dan latih diri untuk mendapatkan pengalaman berkomunikasi dengan mode digital, sasaran saya adalah berkomunikasi dengan mode digital yang paling terkenal saat ini yaitu RTTY dan BPSK. RTTY adalah mode digital incumbent yang masih banyak dipakai sampai saat ini, sementara BPSK (Biphase Shift Keying) adalah merupakan penerusnya, dengan feature bandwidth lebih kecil sehingga lebih tahan terhadap kondisi noise akibat propagasi, serta tentu saja untuk mendapatkan S/N (Signal to Noise Ratio) yang sama membutuhkan power lebih rendah. Mode BPSK yang digunakan pada band HF adalah dengan baudrate 32, 63 dan 125, namun BPSK31 yang paling populer dan banyak digunakan.







Recent Comments